Kode rahasia
Meminta password, OTP, PIN, CVV, atau kode pemulihan.

Keamanan dan anti-penipuan
Kanal WhatsApp yang dicantumkan pada website ini adalah Utama 0878-9252-3968, Backup 1 +62 882-0092-57589, dan Backup 2 +62 889-9192-6199. Gunakan nomor Utama sebagai jalur pemeriksaan pertama; bila menerima pesan dari nomor lain, hentikan proses dan cocokkan kembali melalui kanal yang tercantum pada website ini.
Visual alur
Kanal, data tujuan, pembayaran, lalu konfirmasi.
Tanda bahaya
Satu tanda belum selalu membuktikan penipuan, tetapi cukup untuk menghentikan proses dan melakukan pemeriksaan.
Meminta password, OTP, PIN, CVV, atau kode pemulihan.
Mendesak pembayaran tanpa memberi ruang memeriksa rincian.
Menjamin stok, domain, harga, hasil, atau refund sebelum memeriksa transaksi.
Mengirim rekening, nomor, atau tautan berbeda tanpa konfirmasi.
Meminta instalasi aplikasi remote access tanpa alasan dan pembatasan yang jelas.
Meminta akun utama ketika peran atau akses terbatas sebenarnya cukup.
Mengaku mewakili PT atau CV tetapi tidak dapat menyebut pihak transaksi.
Menggunakan logo untuk mengaku mitra resmi tanpa dokumen.

Sebelum membayar
Per kategori
Konfirmasikan produk, ukuran, konsentrasi, kondisi, harga, dan stok. Visual editorial bukan bukti ketersediaan.
Jangan berikan password registrar atau OTP. Gunakan transfer resmi, akses terbatas, dan verifikasi kepemilikan.
Utamakan akun terpisah, role-based access, backup, dan serah terima terdokumentasi.
Data tujuan dapat berbeda menurut game atau produk, misalnya game, User ID, server, zona, atau informasi tujuan lain yang memang diperlukan. PT DIRAC INOVASI NUSANTARA tidak meminta password, OTP, PIN, CVV, kode pemulihan, atau akses email/login melalui kanal komunikasi untuk memproses top up.
Jika mencurigai penipuan
Jangan lanjut membayar atau membuka tautan.
Catat nomor, URL, pesan, invoice, dan bukti.
Ubah kredensial melalui kanal resmi penyedia bila diperlukan.
Hubungi penyedia, kanal PT DIRAC INOVASI NUSANTARA, atau otoritas yang berwenang.
Panduan ini membantu pemeriksaan awal dan tidak menjamin pihak di luar kanal resmi dapat dicegah menyalahgunakan nama atau logo.